Uji Mediasi di SmartPLS dan SPSS: Bootstrapping, Sobel, Baron-Kenny

Uji mediasi di SmartPLS (specific indirect effect, VAF) dan SPSS (Baron-Kenny, Sobel, PROCESS Hayes): langkah, cara membaca, dan contoh kalimat Bab 4.

Uji mediasi adalah cara menguji apakah pengaruh variabel X terhadap Y berjalan lewat variabel perantara M. Skripsi dengan judul "pengaruh X terhadap Y melalui M" atau "dengan M sebagai variabel intervening" wajib melakukannya, dan di sinilah banyak mahasiswa bingung: pakai SmartPLS atau SPSS, pakai Sobel atau bootstrapping, dan bagaimana menyebut hasilnya.

Artikel ini membahas empat cara yang paling sering diminta dosen: bootstrapping specific indirect effect di SmartPLS, langkah Baron dan Kenny dengan regresi di SPSS, uji Sobel, dan PROCESS Hayes Model 4. Anda akan tahu kapan memakai masing-masing, langkah kliknya, cara membaca hasil, dan contoh kalimat untuk Bab 4. Semua angka adalah contoh.

Konsep dasar: jalur a, b, c, dan c'

Model mediasi sederhana punya tiga variabel dan empat jalur.

Efek tidak langsung (indirect effect) adalah hasil kali a dikali b. Efek total c sama dengan c' ditambah a dikali b. Inti uji mediasi adalah menjawab satu pertanyaan: apakah a dikali b berbeda secara signifikan dari nol?

Jenis mediasi: istilah lama dan klasifikasi Zhao

Istilah lama membagi mediasi menjadi penuh (c' tidak signifikan setelah M masuk) dan parsial (c' masih signifikan). Zhao, Lynch, dan Chen (2010) menyarankan klasifikasi yang lebih tepat dan kini dipakai Hair et al. untuk PLS-SEM:

JenisEfek tidak langsung (a x b)Efek langsung (c')Catatan
Complementary (parsial)SignifikanSignifikan, arah samaMediasi sebagian, mungkin ada mediator lain
CompetitiveSignifikanSignifikan, arah berlawananMediasi sebagian dengan efek yang saling menekan
Indirect-only (penuh)SignifikanTidak signifikanMediasi penuh
Direct-onlyTidak signifikanSignifikanTidak ada mediasi
No effectTidak signifikanTidak signifikanTidak ada pengaruh

Perhatikan: dalam klasifikasi Zhao, mediasi tidak mensyaratkan jalur c (total) signifikan terlebih dahulu. Ini perbedaan penting dengan Baron dan Kenny yang dibahas di bawah.

Uji mediasi di SmartPLS: specific indirect effects

SmartPLS menguji mediasi langsung lewat bootstrapping, tanpa perlu uji Sobel terpisah. Langkahnya:

  1. Gambar model lengkap: X ke M, M ke Y, dan X ke Y. Jalur langsung wajib digambar, jangan dihilangkan.
  2. Pastikan outer model sudah lolos untuk ketiga konstruk.
  3. Klik Calculate, Bootstrapping, subsamples 10.000, Amount of results: Complete, pilih jenis uji sesuai hipotesis, lalu Start calculation.
  4. Buka Final results, Specific indirect effects. Cari baris X ke M ke Y. Baca Original sample, T statistics, P values, dan interval kepercayaan.
  5. Buka Path coefficients untuk melihat efek langsung X ke Y (c').
  6. Buka Total effects bila ingin melaporkan efek total.

Efek tidak langsung signifikan bila p di bawah 0,05 (atau t di atas 1,96 two-tailed, 1,645 one-tailed) dan interval kepercayaan tidak memuat nol. Lalu cocokkan dengan efek langsung untuk menentukan jenis mediasi menurut tabel Zhao di atas.

VAF sebagai pendukung

Beberapa pembimbing meminta VAF (Variance Accounted For), yaitu efek tidak langsung dibagi efek total. Acuan Hair et al. versi lama: di bawah 20% tidak ada mediasi, 20% sampai 80% mediasi parsial, di atas 80% mediasi penuh. Hair et al. edisi terbaru lebih menyarankan klasifikasi Zhao, jadi gunakan VAF hanya sebagai pelengkap, bukan satu-satunya dasar.

Uji mediasi di SPSS: langkah Baron dan Kenny

Baron dan Kenny (1986) memakai tiga sampai empat regresi berurutan. Di SPSS semuanya lewat Analyze, Regression, Linear:

  1. Regresikan Y pada X. Koefisien X harus signifikan (jalur c).
  2. Regresikan M pada X. Koefisien X harus signifikan (jalur a).
  3. Regresikan Y pada X dan M bersama-sama. Koefisien M harus signifikan (jalur b).
  4. Pada regresi ketiga, lihat koefisien X (jalur c'). Bila tidak lagi signifikan, mediasi penuh. Bila mengecil tetapi masih signifikan, mediasi parsial.

Kelemahan pendekatan ini sudah banyak dikritik: syarat jalur c harus signifikan terlalu ketat, dan "mengecil" tidak diuji secara statistik. Karena itu Baron dan Kenny sebaiknya dilengkapi uji Sobel atau, lebih baik, bootstrapping.

Uji Sobel: rumus dan cara menghitung

Uji Sobel menguji signifikansi a dikali b dengan statistik z:

z = (a x b) / akar(b^2 x SEa^2 + a^2 x SEb^2)

Nilai a dan SEa diambil dari regresi M pada X (koefisien tidak terstandar X dan Std. Error-nya). Nilai b dan SEb diambil dari regresi Y pada X dan M (koefisien M dan Std. Error-nya). Bila z lebih besar dari 1,96, efek tidak langsung signifikan pada 5%. Banyak kalkulator Sobel daring yang tinggal diisi empat angka itu.

Contoh (angka contoh): a = 0,45 (SE 0,08), b = 0,38 (SE 0,09). a dikali b = 0,171. Penyebut = akar(0,38^2 x 0,08^2 + 0,45^2 x 0,09^2) = akar(0,000924 + 0,00164) = akar(0,002564) = 0,0506. z = 0,171 / 0,0506 = 3,38, signifikan.

Kelemahan Sobel: mengasumsikan a dikali b berdistribusi normal, padahal hasil kali dua koefisien biasanya tidak normal, terutama pada sampel kecil. Preacher dan Hayes menunjukkan bootstrapping lebih kuat.

PROCESS Hayes Model 4 di SPSS

PROCESS adalah makro gratis dari Andrew Hayes yang dipasang ke SPSS lewat Extensions, Utilities, Install Custom Dialog (file .spd) atau menu Extensions pada versi baru. Setelah terpasang, muncul di Analyze, Regression, PROCESS.

  1. Masukkan Y ke kotak Y variable, X ke X variable, M ke Mediator(s) M.
  2. Model number: 4.
  3. Bootstrap samples: 5.000 atau 10.000. Confidence 95%.
  4. Klik OK, baca output di bagian paling bawah: Indirect effect(s) of X on Y. Kolom Effect, BootSE, BootLLCI, BootULCI.

Efek tidak langsung signifikan bila BootLLCI dan BootULCI tidak memuat nol (keduanya positif, atau keduanya negatif). PROCESS juga menampilkan efek langsung dan efek total, sehingga tabel mediasi Anda lengkap dari satu kali klik.

Mediasi berganda dan mediasi serial

Bila ada dua mediator yang berdiri sejajar (X ke M1 ke Y dan X ke M2 ke Y), itu mediasi paralel. Di SmartPLS, baca Specific indirect effects per mediator, jangan hanya Total indirect effects, karena satu mediator bisa signifikan dan yang lain tidak. Di PROCESS, tetap Model 4 dengan dua variabel di kotak Mediator.

Bila mediator berurutan (X ke M1 ke M2 ke Y), itu mediasi serial. SmartPLS menampilkan jalur tiga langkah itu sebagai satu baris specific indirect effect. Di PROCESS gunakan Model 6. Laporkan setiap jalur tidak langsung secara terpisah beserta interval kepercayaannya, lalu bahas jalur mana yang paling kuat. Model yang lebih rumit membutuhkan sampel lebih besar, lihat minimal sampel SmartPLS.

Perbandingan metode

MetodeKelebihanKekuranganCocok untuk
Bootstrapping SmartPLSTidak mengasumsikan normalitas, langsung tersediaButuh model PLS lengkapKonstruk laten, model kompleks
PROCESS HayesBootstrap, output lengkap, gratisPerlu memasang makro, variabel skor totalRegresi di SPSS dengan skor total
SobelMudah dihitungAsumsi normal, lemah di sampel kecilPendukung bila diminta
Baron dan KennyDikenal luasTidak menguji a x b secara langsungPenjelasan logika mediasi

Contoh kalimat untuk Bab 4

SmartPLS (angka contoh): "Hasil bootstrapping menunjukkan efek tidak langsung X terhadap Y melalui M sebesar 0,171 dengan t = 3,214 dan p = 0,001 (interval kepercayaan 95%: 0,071 sampai 0,281). Efek langsung X terhadap Y tetap signifikan (0,224; p = 0,012) dengan arah yang sama, sehingga M memediasi secara parsial (complementary mediation). H4 diterima."

SPSS dengan PROCESS (angka contoh): "Efek tidak langsung X terhadap Y melalui M sebesar 0,171 (BootSE = 0,052; BootLLCI = 0,078; BootULCI = 0,284). Karena interval tidak memuat nol, efek tidak langsung signifikan."

Kesalahan umum

KesalahanPerbaikan
Menghapus jalur langsung X ke Y di SmartPLSJalur langsung wajib ada agar efek tidak langsung terestimasi dengan benar
Menyimpulkan mediasi hanya karena a dan b sama-sama signifikanUji a x b secara langsung dengan bootstrapping atau Sobel
Memakai VAF sebagai satu-satunya dasarGunakan klasifikasi Zhao, VAF hanya pelengkap
Membaca Total indirect effects padahal ada dua mediatorBaca Specific indirect effects per mediator
Mengubah hipotesis setelah melihat hasilLaporkan apa adanya, bahas di pembahasan

Checklist

Pemilihan alat sebaiknya mengikuti desain penelitian: konstruk laten dengan banyak indikator lebih tepat di SmartPLS, sedangkan skor total dengan model sederhana cukup di SPSS. Penjelasan lengkapnya ada di SPSS atau SmartPLS. Pastikan juga pembacaan koefisien jalur dasar sudah Anda kuasai lewat panduan inner model dan bootstrapping. Kalau model Anda sekaligus memuat moderasi, lanjutkan ke uji moderasi.

Bila ingin didampingi, saya membuka bimbingan SmartPLS dan bimbingan SPSS via Zoom mulai Rp25.000 per sesi. Anda yang menjalankan software, saya memandu sampai tabel mediasi dan kalimatnya selesai. Konsultasi awal gratis.

Video tutorial terkait

Tonton langkahnya langsung di layar. Video dimuat dari YouTube hanya saat Anda menekan tombol putar.

Lihat semua video tutorial · Channel YouTube Skriptas Store

Pertanyaan yang sering diajukan

Uji mediasi sebaiknya pakai apa: Sobel, Baron-Kenny, atau bootstrapping?

Bootstrapping adalah metode yang paling dianjurkan saat ini karena tidak mengasumsikan distribusi normal pada efek tidak langsung. Sobel dan Baron-Kenny masih boleh dilaporkan sebagai pendukung bila pembimbing meminta.

Apa bedanya mediasi parsial dan mediasi penuh?

Mediasi penuh terjadi bila efek tidak langsung signifikan tetapi efek langsung tidak. Mediasi parsial terjadi bila keduanya signifikan. Klasifikasi Zhao et al. menyebutnya indirect-only dan complementary atau competitive.

Di SmartPLS, tabel mana yang dibaca untuk mediasi?

Setelah bootstrapping, buka Final results lalu Specific indirect effects. Lihat koefisien, t statistik, p value, dan interval kepercayaannya untuk jalur X ke M ke Y.

Bagaimana kalau efek tidak langsung signifikan tetapi arahnya berlawanan dengan efek langsung?

Itu disebut mediasi kompetitif (competitive mediation). Laporkan apa adanya dan bahas kemungkinan ada mediator lain yang belum dimasukkan.

Apakah uji Sobel bisa dihitung tanpa software khusus?

Bisa. Anda hanya butuh koefisien a dan b beserta standar errornya dari dua regresi, lalu masukkan ke rumus Sobel atau kalkulator daring. Kelemahannya, Sobel mengasumsikan distribusi normal sehingga kurang kuat pada sampel kecil.